Riziq Aje

Just me and all

Mengatasi Balita ‘Pembuat Masalah’

Posted by Rafie pada Juli 5, 2011

Mengatasi Balita 'Pembuat Masalah'Usia dua tahun buah hati sering diidentikkan masa penuh tantangan bagi orangtua.

Anda Nurlaila, Febry Abbdinnah

VIVAnews – Anak dua tahun penuh dengan energi yang seakan tak ada habisnya. Mereka sanggup bermain dan menjelajah segala hal. Di usia ini anak sangat temperamental. Tak heran, usia dua tahun disebut sebagai ‘terrible two’.

Banyak orang tua dibuat bingung oleh tingkah polah anak yang sulit diatur. Jangan putus asa. Ada cara menghadapi kenakalan balita Anda.

Berikut strategi menghadapi anak dari anggota Circle of Moms, seperti dilansir dari situs Shine.

1. Anggap wajar
Tanpa melewati masa ini, pertumbuhannya di masa datang akan lebih buruk. “Amarah adalah bagian dari masa pertumbuhan anak,” ujar Katherine C, anggota Circle Mom.

Menurutnya, balita memiliki sikap yang kompulsif. Anak akan mendengar untuk pertama kalinya dan akan kembali melakukan hal yang tidak Anda sukai dua detik setelahnya. Pada masa ini, sulit bagi mereka memenuhi tuntutan Anda. Jadi ada baiknya Anda bersabar.

2. Tenang
Sikap mengancam, mengarang cerita, menakut-nakuti, nada membentak, terkadang tidak akan membuat anak mendengar perkataan. Namun, nada yang lembut dan tenang untuk menjelaskan akan mengalihkan perhatiannya kepada Anda.

3. Beri penghargaan
Biasanya, anak akan rewel menjelang tidur. Bahkan, banyak orangtua yang memenuhi tempat tidurnya dengan mainan. Namun, memberinya sebuah hadiah kecil dapat membuat si kecil lebih tenang.

Membawanya keluar sebentar melihat bulan, memberi camilan sehat dan mendongeng sebelum tidur membuat anak lebih mudah lelap. Ajak dia tidur di waktu yang sama tiap malam membuatnya mengerti kapan waktu tidur dan bermain.

Ajak anak Anda membersihkan tempat tidurnya dengan janji akan memberinya sebuah hadiah kecil.

4. Beri perhatian
Balita mengabaikan apa yang Anda suruh karena mereka senang diperhatikan. Bila telah mengerti, mereka akan cepat mendapatkan perhatian Anda jika berlaku nakal.

Jadi, coba berikan pujian untuk setiap hal baik yang ia lakukan. Hal ini
akan mendorong mereka berperilaku lebih baik. Simpan gambar dan bagan yang memuat perilaku baik dan hapus saat ia nakal. Lambat laun, buah hati akan mengetahui maksud Anda.

5. Coba sistem ‘time out’
Ada penghargaan, ada pula hukuman. Jika anak Anda menghiraukan setiap perkataan Anda, Anda dapat menaruhnya di sebuah kursi selama beberapa menit.

Memang perlu memakan waktu berhari-hari, tetapi akan bekerja dengan baik jika dilakukan secara konsisten.

6. Katakan ‘tidak’
Terkadang, cara terbaik menangani balita adalah mengatakan tidak dengan tegas. (umi)
• VIVAnews

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s